Satu Abad Penuh Syukur, Oma Antje Sumampouw Rayakan Usia 100 Tahun dengan Sukacita dan Kasih Keluarga

Iklan Semua Halaman

Satu Abad Penuh Syukur, Oma Antje Sumampouw Rayakan Usia 100 Tahun dengan Sukacita dan Kasih Keluarga

Redaksi
Mei 15, 2026
Ulang Tahun ke-100 Ibu Antje Sumampouw, warga Desa Talawaan, Kabupaten Minahasa Utara, Jumat (15/05/2026). (Foto Informasisulut.com) 

MINUT, Informasi Sulut - Tidak semua orang mendapat anugerah menikmati usia hingga satu abad. Namun Jumat (15/05/2026) menjadi hari yang sangat istimewa bagi keluarga besar Antje Sumampouw dan masyarakat Desa Talawaan, Kabupaten Minahasa Utara, ketika sosok yang akrab disapa Oma Antje genap berusia 100 tahun.

Tangis haru, doa syukur, dan sukacita menyatu dalam perayaan sederhana namun penuh makna. Sejak siang hari, Oma Antje diarak keliling kampung bersama keluarga besar menggunakan konvoi kendaraan yang diiringi tarian Kabasaran dan musik Skotrei. Warga desa berdiri di sepanjang jalan menyaksikan dengan bangga momen langka tersebut.

Dari rumah keluarga menuju Aula Water Gold Talawaan, senyum Oma Antje tak pernah lepas. Di usia yang telah mencapai satu abad, ia masih tampak sehat, mampu berjalan, bahkan membaca dengan baik.

Sesampainya di lokasi acara, rombongan keluarga disambut Rebana GPdI Victory Talawaan yang mengantar mereka menuju panggung utama. Nuansa adat, budaya, dan kekeluargaan terasa begitu kuat.

Ibadah syukur dipimpin Pdt. John Awuy, S.Th yang mengajak seluruh keluarga untuk terus mengucap syukur atas penyertaan Tuhan dalam kehidupan Oma Antje.

Di tengah acara, suasana menjadi haru ketika Oma Antje menyampaikan kesaksiannya di hadapan para undangan.

“Puji Tuhan, saya masih bisa berjalan dan membaca. Saya selalu makan teratur, istirahat cukup, dan setiap hari membaca Alkitab. Itu yang membuat saya merasa seperti masih umur 70 tahun,” tuturnya dengan wajah penuh sukacita.

Ucapan itu langsung disambut tepuk tangan panjang dari seluruh tamu yang hadir.

Perayaan ulang tahun ke-100 ini juga diwarnai pemasangan lilin ulang tahun oleh Pdm. Jeane Esther Togas, S.Pd, diiringi alunan merdu Kolintang Esa Genang serta tarian Katrili Lansia Kendis Talawaan yang membuat suasana semakin hangat dan meriah.

Sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat turut hadir memberikan penghormatan kepada Oma Antje, di antaranya Brigjen TNI Dr. Resmanto Widodo Putro, MM, Kadispora Minahasa Utara Ruben Lengkong, Camat Talawaan Alexander C.L. Warbung, serta Hukum Tua Talawaan Recky Sumampouw.

Bagi masyarakat Talawaan, Oma Antje bukan hanya sosok lansia tertua di desa, tetapi juga simbol ketekunan, iman, dan kasih dalam keluarga.

“Ini sejarah bagi Desa Talawaan. Oma Antje menjadi satu-satunya warga yang mencapai usia 100 tahun. Kami semua bangga dan terus mendoakan kesehatan beliau,” ujar Hukum Tua Talawaan Recky Sumampouw.

Perayaan satu abad kehidupan Oma Antje menjadi pengingat bahwa umur panjang bukan sekadar angka, tetapi tentang bagaimana seseorang menjalani hidup dengan penuh syukur, menjaga kesehatan, dan tetap dekat dengan Tuhan.

Di tengah dunia yang terus berubah cepat, Oma Antje Sumampouw membuktikan bahwa kasih keluarga, iman, dan hati yang bersyukur adalah rahasia kebahagiaan yang sesungguhnya. (Cheny)